Selasa, 26 November 2019

Lab 32 Routing Dynamic EIGRP


pada lab kali ini saya akan membahas tentang routing dynamic EIGRP, diamana ini juga termasuk dalam interior gateway protocol, sama seperti OSPF dan RIP. untuk lebih lanjut berikut konfigurasinya:
 buat layout jaringan seperti pada gambar di atas.





Pertama-tama kita harus mengkonfigurasi ip pada setiap interface router pada gambar di atas.




cek setiap tabel routing pada semua router dengan perintah do sh ip route, seperti pada gambar di atas. pada semua router terlihat bahwa tidak semua network ada pada routing table, untuk itu kita akan menamambahkannya akan tetapi kita tidak akan menambhakan routing table dengan cara static melainkan denagn menggunakan routing dynamic EIGRP.


pada konfigurasi terlihat ada angka 1, angka 1 tersebut hanya sebagai autonomous system, untuk angka yang saya gunakan adalah 1 maka semua router yang akan dikonfigurasinya EIGRP harus menggunakan angka yang sama.


lakukan konfigurasi pada setiap router, konfigurasinya ada pada gambar di atas.




setelah selesai semua, kita coba cek apakah table route sudah ada, dengan ketikkan perintah do sh ip route.

Lab 31 Routing Static Cisco

pada kali inikita akan membahas tentang routing static pada cisco dimana ini digunakan untuk menghubungkan beberapa network yang berbeda. untuk pemahaman labih lanjut mari kita coba untuk konfigurasinya:

 Pertama, kita buat layout jaringan seperti gambar di atas.




kita konfigurasikan ip address terlebih dahulu seperti pada gambar di atas.


setelah selesai melakukan konfigurasi, mari kita coba ping antar pc. 
Anda lihat gambar di atas bahwa ping antar pc tidak bisa dilakukan karena pada router belum terdapat routing table menganai network yang di tuju. oleh karena itu kita harus menambahkannya terlebih dahulu. 


untuk melihat bhwa router kita sudah punya tabel routing apa belem, coba ketikkan perintah do sh ip route.
setelah selesai anda lihat gambar di atas terlihat bahwa tidak ada routing tabel menganai network 192.168.2.0. oleh karena itu kita harus menambahkannya terlebih dahulu. 




Lakukan perintah untuk menambahkan tabel routing seperti pada gambar di atas. perhatikan terlebih dahulu bahwa kita harus menyertakan subnetmask dan setelah itu masih ada ip, ip subnetmask tersebut adalah gateway yang dituju, dalam hal ini adalah jalur yang akan dilalui router pertama kali jika ingin menuju ke network yang ingin dituju.




pada ketiga gambar diatas, terlihat bahwa routing tabel telah bertambah dan ada simbol S pada sissi kiri simbol S tersebut melambangkan static juga dapat melihat arti simbol yang lain pada bagian Codes.

Jumat, 22 November 2019

Lab 30 Routing pada switch MLS

Pada lab kali inikita akan mencoba untukmembuat Switch Virtual Interface diamana ini bisa kita guanakan untuk melakukan routing antara vlan tanpa memerlukan router. sebenarnya ini kita guankan untuk mengkonfigurasikan ip address pada vlan switch diamana ip tersebut akan diguankan sebagai gateway oleh client, bisa dibialang konfigurasi kali ini hampir mirip denagn routing pada umumnya.
akan tetapi dalam penggunaannya kita memerlukan switch yang mendukung fungsi routing atau biasa disebut MLS atau switch layer 3. Berikut konfigurasinya:


Langkah pertama buatlah layout jaringan seperti pada gambar di atas. kita asumsikan bahwa setiap pc sudah dikonfigurasi ip dan gateway. 


setelahitukitatambahkan vlan seperti gambar di atas.



Setelah selesai membuat vlan kitalanjutkan membuat virtualinterfacenya,dengan cara masukke interface vlan yang sudah kita buat sebelumnya. setelah itu kita konfigurasi ip pada interface tersebut, untukkonfigurasi ip kita mengguankan ip gateway pc yang ada pada vlan tersebut. untuk konfigurasilihat pada gambar di atas.


setelah itu coba ping dari pc, setelah itu coba ping ke ip pc yang berbeda vlan.
Pada gambar diatas terlihat bahwa saat kita ping ke pc yang berrbeda vlan hasilnya masih timeout bukankah sudah saya katakan kalau ini hampir sama seperti routing hanya saja kita langsung mengkonfigurasinya pada switch yangmendukung routing. karena kita belum mengkonfigurasinya routing pada switch maka pc yang berbeda vlan tersebut tidak akan dapat saling berkomunikasi routing. 


Untukkonfigurasi routing lakukan seperti gambar di atas. 


setelah selesai lakukan ping ke pc berbeda vlan.

Lab 27 DHCP Server Router

Pada lab sebelumnya kita perlu mengkonfigurasikan ip address kepada setiap pc secara static. oleh karena itu pada lab kali ini kita kana mencoba untuk membuat supaya setiap pc bisa mendapatkan ip secara dynamic yang akan didapatkan dari router. untuk itu berikut konfigurasinya.


Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat layout jaringan seperti agmbar di atas.



Tambahkan ip address ke interface router yang mengarah pada switch. untuk konfigurasinya lihat pada gambar di atas.
Keterangan konfigurasinya:
1.ip address (ip address) (subnetmask) ini digunakan untukmengkonfigurasi IP address.
2.ip dhcp poll perintah ini diguankan untuk membuat dhcp server
3.network ini diguankan untuk memberikan ip network kepada dhcp client
4.default-router ini digunakan untuk memberiip gateway pada dhcp client
5.dns-server diguankan untuk memberikan ip dns server pada dhcpclient





Setelah selesai, mari kita lanjutkan dengan mengaktifkan dhcp pada pc untuk itu bisa masukke ip configuration, lalu klik DHCP. lakukan langkah tersebut pada setiap pc.


Setelah mengeklik dhcp tadi maka pc kita akan mendapatkan ip address dan gateway dan dns server secara otomatis seperti gambar tadi, lalukita lakukan ping pada pc yang berbeda.

Lab 26 Inter Vlan Routing

Pada lab kaliini saya akan membahas intervlan, dimana kita akan mencoba menghubungkan vlan yang berbeda menggunkan router. jika pada lab sebelumnya vlan yang berbeda tidak akan dapat berhubungan maka pada lab kali ini kita akan mencoba supaya pc yang berada pada vlan yang berbeda dapat saling berkomunikasi.

Berikut konfigurasinya: 

Langkah pertama, buatlah layout jaringan seperti gambar di atas.
Untuk melakukan konfigurasinya mari kita asumsikan bahwa semua pc sudah dikonfigurasikan ip seperti pada gambar di atas, jangan lupa untuk menambahkan gateway pada setiap pc.


Jika sudah selesai konfigurasi ip, kita lanjutkan dengan mengkonfigurasi vlan pada switch, setelah selesai mengkonfigurasi vlan jangan lupa untukmengkonfigurasi trunk pada port yang mengarah ke router. untukkonfigurasinya,lihat pada gambar di atas. 


Setelah selesai konfigurasi padaswitch, marikita lanjutkan dengan konfigurasi pada router. untuk konfigurasi router hal pertama yang harus kita lakukan adalah menyalakan interface/port yang mengarah ke switch. untuk menyalakan anda bisa lihat seperti gambar di atas.




Setelah selesai menyalakan port/interface kita lanjutkan dengan membuat port untuk vlan dengan tetap mengguankan port asli, setelah selesai menambahkan kita lanjutkan dengan mengkonfigurasikan ip pada interface tersebut. untuk ip anda isiskan dengan ip gateway yang berada pada vlan tersebut.


Jika anda lihat pada gambar di atas, terlihat bahwa konfigurasi tidak berhasil ini dikarenakan anda belum menambahkan encapsulation dot1q 30. jadi sebelum mengkonfigurasinya ip anda pastikan sudah menambahkan encapsulation dot1q 30 terlebih dahulu.



cobalah ping ke ip pc0 ke pc lain meskipun beda vlan. jika anda tidak menambahkan gateway maka hasilnya akan RTO seperti gambar di atas. 

Rabu, 20 November 2019

Lab 23 Etherchannel Layer 3

Pada bab ini saya akan membahas mengenai ethercahnnel layer3 . etherchannellayer3 tidak bisa kita konfigurasikan pada switch yang tidak mendukung layer 3. untuk itukita harus mengguanakan switch MLS atau Multi Layer Switch. Untuk percobaan kita akan mencoba konfigurasi dengan layout.


Langkah pertama, buatlah layout seperti pada gambar di atas.


kita harus mengkonfigurasikan ip pada interface yang terhubung ke client. untuk konfigurasi ip anda harus masuk ke interfacenya terlebih dahulu setelah itu anda harus menonaktigfkan fungsi layer2 anda bisa menggunakan perintah no switchport setelah masuk ke interface. untuk contoh lihat konfigurasi di atas.


Setelah melakukan konfigurasi tadi, kita lanjutkan dengan memasukkan interface fa0/1-3 pada etherchannel dengan mode on karena kita menggunakan layer 3.


untuk konfigurasi etherchannel layer 3 kitra lakukankonfigurasi seperti gambar di atas. 


jika sudah kita konfigurasi, lanjutkan denagn konfigurasi ip address dan kita masuk ke interface port-channel 1 ini dikarenakan kita tadimemasukkan interface f0/1-3 ke dalam channel-group1. jadi jika kita mengguankan channel-group 2 maka kita akan mengguankan interface port-channel 2.

Jika pada MLS 1 sudah selesai, lalukonfigurasikan etherchannel yang sama pada MLS2.


Lakukan konfigurasi etherchannel seperti pada gambar di atas.


Jika etherchannel sudah selesaidikonfigurasi,kita lanjutkan dengan konfigurasi ip address yang satu network dengan ip di MLS 1. Konfigurasinya pada gambar di atas.



Untuk melihat etherchannel sudah berkerja atau belum anda bisa mengguankan perintah do show etherchannel summary  jika anda berada pada previllage mode anda gunakan perintah show etherchannel summary. Pada gambar di atas terlihat bahwa pada po1 terdapat simbol RU yang berarti etherchannel yang anda buat menggunakan layer 3, lalu pada sebelah port ada simbolP yang berarti bahwa pada port tersebut berada pada channel po1.


Untuk percobaan lebih lanjut anda coba ping dari pc1 ke pc2 dengan asumsi bahwa kedua pc tersebut sudah ada konfigurasi network pada interface switch MLS. 
Pada gambar di atas terlihat bahwa ping tidak bisa karena kita belum melakukan routing.



Untuk membuat routing anda harus mengaktifkan fungsi routing pada switch MLS terlebih dahulu setelah itu anda baru tambahkan route menuju ip network yang belum diketahui switch MLS. untuk contoh konfigurasi, kita lihat pada gambar di atas. Setelah selesai membuat routing coba kalian ping pc1 ke pc2.

Lab 39 Named Accesss List

pada lab kali ini kita akan membahas tentang cara membuat named access list, named accesss list ini kita guankan untuk memberiakan label pa...